Posted at 12:07 am by fridayanto
Permalink
[Procurement] JIT and EDI
EDI dgn sms? aspek security and control-nya gimana mas?
Kalo PO yg berisi daftar panjang Bill of Material apa harus di ketik satu2 dan di kirim2 dgn beratus-ratus sms.
Khan sms max cuma 160 huruf.
Pernah terima redundant sms ngak mas. Satu sms di terima berkali-kali krn gangguan network sms. Gimana
cara ngatasinya. Belum lagi kalau HP-nya di pinjem orang lain, atau di curi orang lain.
Menurut saya transaksi supply chain masih lebih save menggunakan FAX.
Atau kalau mau otomat bisa menggunakan Web Services dan dokumen format XML untuk komunikasi. Bisa
saling tukar data table. Security & control bisa melalui program atau paket SSL pada web server.
Ini saya punya contoh aplikasi sangat kecil contoh penggunaan Web Services. Bisa utk komunikasi di seluruh
permukaan bumi yang ada koneksi internetnya. http://www.siwur.net/WSClient.zip
Donlot dan unzip file ini (cuma 10KB). Tapi program hanya jalan di platform Windows + .NET environment. Kalo blm punya bisa di donlot di
http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyID=262d25e3-f589-4842-8157-034d1e7cf3a3&displayla
ng=en
Setelah running, klik tombol "First 10".. tunggu beberapa detik utk loading datanya.
salam,
Posted at 08:24 am by fridayanto
Permalink
kebetulan saya sering mendengar ada pemahaman bahwa QMS yg merujuk ke
standard ISO9001:2000, adalah "Mengerjakan apa yang kita tulis dan menulis
apa yang kita kerjakan" spt yg diutarakan oleh rekan dari TEAC di bawah ini.
bahkan kita sering menghadapi banyak auditor yg "menyebalkan" (tdk punya
bekal knowledge yg cukup mengenai proses yg diaudit) dgn metoda audit yg
full dokumentasi tok, findingnya pun cuma berkisar salah tulis, belum
tertulis, dll.
sehingga banyak yg memandang sinis thd kepemilikan sebuah sertifikat
ISO9001:2000, bahkan ada yg pernah mengungkapkan kalau penerapan standard
ISO9001:2000 di organisasinya menjadi terkendala (karyawan ogah2an, pesimis
dgn jargon2 ISO9001:2000, dll) karena tidak ada kompensasi atau allowance
bagi karyawan yg terlibat dlm urusan ISO9001:2000 di organisasi tsb.
ada kalimat yg mungkin perlu utk direnungkan, ditulis oleh seorang lead
auditor (namanya saya lupa), kira2 bunyinya begini:
Many Auditors have traditionally been used to the concept of being
"compliance driven" and rely extensively on checklist to help them decide
whether "what is being done is documented" and "what is documented is being
done".
ISO Standards provide a great deal of flexibility in the approach and
intends to drive organization to incorporate the intent of the standard in
business process of the organization. If this is not conceptually
understood, organization may end up spending more time than required in
documentation activity rather than implementation and improvement
activities.
If conceptually understood and implemented, the move would be a move from
"Conformance" to "Performance".
Posted at 08:22 am by fridayanto
Permalink